in the Name of ALLAH, Let’s SAVE PALESTINE!!

Setelah tadi baca artikel dari seorang teman di aceh mengenai International Youth Forum (IYF) 2008 di bandung tanggal 23-30 Juni kemaren dimana ia juga membahas mengenai pendidikan kerelawanan (yang mau baca artikelnya klik disini) membuat ta mengingat kembali kejadian demi kejadian di Bandung itu, bagaimana terjalinnya hubungan lintas bangsa, budaya, dan agama. berbagaimacam jenis manusia dan kebiasaannya masing-masing bercampur disana dan membangun sebuah hubungan yang harmonis dan dilandasi saling menghormati yang berujung pada tekad untuk saling memahami dan saling membantu, sebuah hubungan yang diimpi-impikan untuk terwujud di dunia ini.

sebuah dunia kecil yang terbentuk disini membuat kita memikirkan dunia lebih besar yanga da diluar forum ini, walaupun di forum ini tampak bahwa para delegasi dari dunia barat bisa bersatu dengan yang dari dunia timur, lain halnya dengan yang terjadi di kehidupan yang sebenarnya. Dalam forum ini yang dihadiri oleh Indonesia, Malaysia, Brunei, Burma, Philippines, Lao, Vietnam, Cambodia, East Timor, Australia, Thailand, Mexico, Columbia, Suriname, Netherlands, UK, Pakistan, India, Nigeria, Sudan, Kenya, Rwanda, Cameroon, Azerbaijan, Hungary, and Palestine, semua peserta dapat bergabung dan melebur dalam irama persaudaraan yang sangat indah. Keindahan ini mungkin sempat membuai dan membuat kita tertipu bahwa di luar sana ada sebuah tanah yang sudah merdeka yang masih di jajah oleh Bangsa yang memutarbalikkan fakta. di Forum ini sebuah kesepahaman bahwa penjajahan sudah tidak pantas ada di muka bumi ini memang terbentuk dan sebuah tekad untuk berbuat sesuatu untuk menyumbang bagi terwujudnya perdamaian dunia di bawa masing-masing peserta dalam kalbunya untuk diimplementasikan di tempatnya masing-masing, hal sekecil apapun itu,,

yah,, mungkin di forum itu kita terdiri dari berbagai latar agama, namun bagi muslim, sudah jelas bahwa di Palestina ada Masjidil Aqso yang merupakan kiblat kita pertama dan kini berada dalam pendudukan Zionis (dan pahamilah bahwa Gerakan Zionis itu sebenarnya juga tidak di setujui oleh Yahudi, sumber : Eramuslim) dan dibawah pondasinya telah digali oleh para zionis Laknatullah tersebut. Hanya dengan kuasa ALLAH lah Al-Aqso masih berdiri hingga saat ini,,

tidakkah kita memahami bahwa jihad sudah menjadi panggilan wajib bagi muslim di dunia ini? terlebih ketika Negara Saudi Arabia yang ditanahnya terletak Ka’bah, dan dua kota suci Umat muslim tengah di pimpin oleh kerajaan yang dibayang-bayangi oleh generasi BUsh?? apa lagi yang menjadi deffender kita ketika negara-negara islam kini tak berdaya di bawah bayang-bayang Amerika?? (sumber : Eramuslim) selain Iran tentunya,,

jelas bahwa, kita dan hanya dengan bersatulah umat muslim mampu menghadapi strategi Zionis yang amat rapi ini, karena di zaman Ghazwul Fiqri (perang pemikiran) ini kita memang harus sangat jeli dan hati-hati jika tak ingin salah dan masuk perangkap. memang tak semuanya akan sanggup jika langsung turun di kancah perang yang berdarah, namun ituk tak menjadi excuse untuk tak berbuat apa-apa..

yang lelaki yang mempunyai tekad dan semangat, bela lah Islam dan kehormatannya di garda depan perjuangan, Bawalah Panji-panji ALLAH untuk berkibar kembali di Bumi ini,,

yang lelaki dengan kecermelangan pemikiran dan kebijaksanaan birokrasi dan lisan, bawalah skema ini ke kancah perundingan dan kaum yang mementingkan perdamaian namun hanya sekedar pendelagasian dan perundingan di meja bundar

para intelektual muda dan tua, kembangkanlah ilmu untuk disebarkan pada generasi islam selanjutnya agar lebih peka dan penuh lafaz Ilahi

para penulis dan jurnalis, sebarkanlah Lafaz-lafaz Islam dalam tulisanmu, dan sampaikan hal yang sesungguhnya pada dunia yang tengah tertutup matanya ini, lawanlah segala propaganda media yang dilakukan oleh para musuh ALLAH,,

para wanita, doakanlah mereka, bangunlah generasi Rabbani masa depan, jadilah tiang negara yang penuh dengan pujian kepada ALLAH,,

tak ada excuse, karena semua ranah adalah tanah JIhad untuk membela Islam dan mendirikan lagi Panji-Panji ALLAH,,

ALLAHHU AKBAR!!

in d name of ALLAH, Let’s Free Islam frOm Zionis,,

Let’s FREE AL-Aqso ‘n Masjidil Haram,,

Let’s SAVE PALESTINE!!

psssst,, ini juga dibuat untuk memenuhi salah satu poin SKU,,

hehehe

>_<

USA…….. (*Uuuuuhh,, Seribu Akalnyaaaa!!!)

Beberapa hari yang lalu ta nonton Manhattan Raid, sebuah video dokumenter tragedy 9/11 (atau pantaskah di sebut tragedy??) di video tersebut di perlihatkan bagaimana persiapan dan latihan para Mujahid yang akan membela Islam di garis depan melawan Para Zionis yang dijelmakan oleh USA dan Israel. Dari video dokumenter tersebut diungkapkan beberapa hal yang ditutup-tutupi mengenai penyerangan Afghanistan dan Palestina juga Iraq, Zionis mengalami kekalahan yang membuat mereka takut dan genar naun ditutup-tutupi oleh media sehingga mereka tetap terlihat Berjaya dan akibat media jugalah yang melawan di Negara yang mereka Invasi dilihat publik sebagai Teroris,, hm.. jadi bingung sebenarnya sejak kapan yah bela Negara itu di namakan aksi terror?? Kenapa

Dalam video tersebut juga tampak Sosok Usamah yang selama ini dibuat seperti orang yang sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan oleh para antekantek Zionis tersebut ternyata aslinya sangat bersahaja dan menyejukkan mata yang memandang dengan pembawaannya yang tenang dan lembut.

Ta jadi ingat ketika 9/11 itu sedang heboh-hebohnya, ada juga satu versi lagi yang mengatakan bahwa kejadian itu sebenarnya merupakan rencana USA itu sendiri karena ada isu katanya orang-orang Yahudi yang bekerja disana tidak masuk pada hari itu, tapi yang ini belum ta dengar konfirmasi kebenarannya. Ada juga yang menjelaskan bahwa gedung yang dindingnya sangat kuat dan tebal itu tidak mungkin bisa runtuh dengan sedemikian hingga hanya karena di tabrak oleh pesawat, pada awalnya ta percaya versi ini yang mengatakan sudah ada bom disana dan penyerangan ini dituduhkan ke Islam untuk menyudutkan agama kita yang suci ini, namun setelah melihat video tersebut ta jadi percaya bahwa itu memang dilakukan oleh para Mujahid yang berlatih keras untuk menunjukkan pada dunia bahwa USA itu bukanlah Negara tanpa cela yang harus dipujapuja, hal ini juga merupakan suatu aksi yang mempertunjukkan bahwa kuasa Allah itu luarbiasa dan tidak ada Tuhan selain Dia, tidak juga Amerika yang mengaku adidaya..

Dari Majalah Era Muslim semua edisi koleksi (*kecuali koleksi 2 karena ta belum berhasil menemukan yang masih menjualnya, padahal itu mengenai 9/11, hikshiks T_T ada yang punyaaa??? Mau pinjaaaaaaam,,)Banyak propaganda yang dilakukan Zionis untuk memutar balikkan fakta karena hal tersebut memang salah satu keahlian mereka, dan zionis itu berbeda dengan Yahudi, karena orang Yahudi sendiri mengutuk zionis yang penuh darah dan sangat ingin mendirikan Negaranya di Tanah suci Palestina dengan cara yang sangat kejam. Dari propaganda-propaganda yang mereka lakukan maka terbentuk opini yang sangat hebat bahwa Amerika adalah polisi dunia yang sangat menghargai perbedaan dan melindungi masyarakat dunia dan para pejuang di Timur tengah (seperti yang mempertahankan Afghanistan, Iraq, dan Palestina) sebagai kelompok orang yang meneror dunia untuk membuat ketakutan-ketakutan pada masyarakat dunia, padahal mereka membela kehormatan diri, bangsa, dan agama Mereka. Jadi ingat pesan teman Ta yang Ikut IYF yang dari Palestina bahwa “jangan pernah menganggap orang yang membela negaranya adalah seorang teroris,,” (*spoken in English Of course, hehehe)

Kemudian, ta juga baru selesai baca buku Princess Mia on The Brink yang dikarang oleh Meg Cabot, dari isinya ta berpikir apakah ini juga sebuah bentuk propaganda USA?? Karena disini Iran disebut fundamentalis dan digambarkan sangat kejam karena menghukum para wanita yang berzina dengan hukum rajam, padahal itu merupakan hukuman yang sesuai dengan syariat Islam, apa mereka amunya semua hokum yang berlau harus berkiblat ke USA?? Hah hah!! Pssst.. apalagi dengardengar USA takut ma Presidennya Iran, hehehe esp. masalah Oil ‘n Nuclear.. hemhemhem,,

Tapi setelah ta pikirkan lagi ta jadi ingat buku-bukunya yang terdahulu, Meg Cabot menyinggung masalah perayaan natal yang dianggap merusak lingkungan, uHoh,, apa yah sebenarnya maunya dia?? Jadi bingung,, tapi dari mengingat itu ta jadi ingat email yang di kirim Cecille (*yang mau baca klik disini) bahwa sebelumnya ketika ia menyinggung masalah pohon natal itu ta diam aja karena itu tidak menyinggung ta padahal seharusnya saiah sadar karena pasti suatu saat akan menyinggung kita juga, apa yang terjadi pada orang lain haruslah juga kita pertimbangkan dan jadi bahan pemikiran..

Kembali ke masalah hukuman pezina yang diprotes oleh Mia dan Lily sahabatnya, agak lucu di sini, soalnya Mia heran kenapa orang yang melakukannya bukan suami istri harus di hukum, padahal dalam cerita ini ia juga mengatakan bahwa hal tersebut merupakan hadiah berharga dan sangat marah dan shock karena pacarnya Michael sudah melakukannya dengan orang lain,, Dia sudah mengalami akibatnya kenapa masih heran dengan peraturan yang sangat menjaga kehormatan manusia sebagai makhluk suci yang memiliki akal ini yah??

Jadi ingat waktu Quiet Time di acara IYF, cerita dari K’Wazeen tentang ia yang merasa iri pada teman bulenya yang bisa dengan seenaknya memenuhi keinginannya dan mengekspresikan apa yang ia rasakan juga dalam hal hubungan tersebut, tetapi setelah ia mengatakan dengan jujur kepada temannya tersebut, ternyata temannya itu iri juga kepada para Muslim karena mampu menahan diri dan hawa nafsunya,, hmhmhm,, benarlah yang dikatakan orang bahwa yang terjadi pada kita itulah yang terbaik,,

Yah kali ini tema tulisannya beda dari biasanya yah,, juga lebih panjang,, mungkin karena ini unekunek yang udah lama di pendam dan sangat menyesakkan dada dan membuat saiah mengalami insomnia lagi beberapa mala mini,, tapi ini belum semuanya, Insya Allah aka nada lanjutanlanjutannya,, mari kita satukan barisan melawan penjajahan Zionis Laknatullah,,

Semoga tulisan kali ini bisa menjadi salah satu pencerahan bagi diri ta dan teman-teman,,