ini Aku.

Banyak hal yang berusaha menjatuhkanku,tapi aku harus tetap bisa bangkit kembali. Aku akan tunjukkan pada dunia,bahwa aku bukanlah manusia yang mudah di dera.Aku bukanlah sasaran yang mudah dilumpuhkan. Meski kali ini pukulan yang kuterima cukup keras..Aku bahkan terguling dan tak mampu berteriak mencari pertolongan…ah, bukannya tak mampu,tapi aku tak mau.Aku terlalu malu,martabatku menghalangi kewarasanku. MatakuContinue reading “ini Aku.”

Luka ini perih sekali

Jalan ini sunyi. Aku bahkan tak tahu lagi apa yang membuatku tetap bangun dan bernapas di pagi hari. Tetapi aku juga takut menutup mata. Karena tiap kelopak ini menutup, bukan ketenangan yang menghampiri, hanya ada bayangan yang mengerikan. Tidak pernah terbayangkan akan mengalami hal pahit ini. Sakit dan perih sekali rasanya hati ini. No wordsContinue reading “Luka ini perih sekali”

They feel like home.

This is not the first team that I led. We were not instantly getting along on the first day. We worked things through, together. We resolved our misperception, our miscommunication, and our misunderstanding. We are never perfect, but we are fully aware of our imperfections. Sometimes — no, most of the time, we are notContinue reading “They feel like home.”