Pelajaran di Hari idul Adha,,

selalu,,
dalam beberapa tahun ini,,
Idul Adha tampak kalah populer di media maupun di pusat-pusat perbelanjaan,,
beberapa tahun yang lalu kalah dengan Tahun Baru Masehi,,
kini kalah dengan Hari Natal,,
yaaah,,
mungkin kapasitasnya memang berbeda dengan Idul Fitri yang dirayakan sangat besar-besaran di Indonesia ini,,

hmhmhm,,

ada hal mengganjal yang sudah lama ta rasakan, tapi kembali bergejolak setelah melaksanakan shalat id tadi pagi,,

aneh,,,
padahal ta selalu ingat katakata imam sebelum mulai shalat,,

“Rapatkan Shaf dan Luruskaaaann,,”

tapi,,
tetap saja masih pada masih berdiri di sajadah masing-masing,,,

apakah ini cermin masyarakat kita yang sedang bergerak ke masyarakat Individualis??

5 Comments

  1. tiyokpras says:

    Pertamax!!!
    Shalat Id di mana tHa?

    Like

  2. abdur rahim says:

    “apakah ini cermin masyarakat kita yang sedang bergerak ke masyarakat Individualis??”

    bs jd iy

    Like

  3. aDzeL says:

    hahaha

    kak tyOk udah kayak di mana ajaah pake pertamax segala,,
    :mrgreen:

    kayaknya gitu im,,

    Like

  4. antin says:

    hmmm,, *membayangkan*

    jangan yang anehaneh yah maaak

    Like

  5. indri says:

    hmm bener juga tuh…jangankan idul adha, klo shalat berjamaah 5 waktu di masjid aja…yang pkek sajadah besar pada gak mau ngalah..akhirnya shafnya bolong2. memberi peluang setan u/ menggoda….ckckckckc

    Like

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.