ketika optimisme menemui ruang hampa

Kesabaran!

itulah sebenarnya yang hilang dari masyarakat di Negara ku ini,,

Kenapa ada korupsi? karena ada orang yang tidak sabar menunggu urusannya selesai sehingga merasa perlu untuk mempercepatnya dengan uang, itulah aku rasa awal dari budaya yang mendarah daging ini,,

Kenapa jalanan macet sekali? karena banyak pengendara yang tidak sabar menunggu gilirannya untuk berjalan sehingga merasa perlu untuk berpindah-pindah jalur dan menyerobot ke kiri dan kanan,,

Kenapa masih banyak yang miskin? karena banyak yang tidak sabar dalam berusaha sehingga penting baginya untuk mengambil jatah orang lain untuk keperluan kantongnya sendiri,,

Kenapa banyak yang tidak mau sekolah? karena banyak orang tua yang tidak sabar menunggu anaknya menjadi “orang” sehingga memaksa mereka untuk turun kejalan dan “menghasilkan”,,

Jika kesabaran adalah kunci untuk menyelesaikan kesemrawutan negeri ini, maka mungkinkah aku boleh pesimis atas semua kenyataan ini?

karena ajaran di Negara ku ini, Kesabaran itu ada batasnya..

-Renungan Jalanan-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.