lagi,, untuknya

ting.. ting.. tiktak.. tiktuk.. Ku coba tuk kejar langkahnya,, Berharap bisa berjalan sejajar dengannya.. berlari untuk berdampingan.. kadang juga ku coba terbang.. blass.. Ia lenyap Ternyata aku tenggelam Ting.. ting.. tiktak.. tiktuk.. ia berbalik.. Senyum,, Tapi aku sudah terlanjur kaku.. mendelik.. berteriak tak percaya.. Ia ulurkan tangan aku melayang menuju sisinya.. blurred.. prangggg.. ternyata hanyaContinue reading “lagi,, untuknya”