freaked out with @mmphee and @dadi182

I would die everyday, waiting for you…

- Thousand years, Christina Perri and David Hodges

Many people say that we won’t treasure something so much if we never feel how pain is to lose them. Losing is pain, yes, and i’ve befriended pain for so long time, but this time, I won’t write about pain, i’ll write about joy and happiness.

For many people, Ramadhan is one precious gift from Allah for humankind, and Ramadhan always has its own charm for me. One of the many things that Ramadhan could give us is chance to share something, not because you can’t share in the other 11 months, but Ramadhan always makes it easier to happen.

Sharing togetherness with my friend is my own precious remedy, especially after all the “higher education drama”, meet up with my friends can somehow cure the pain.

I always love being around my high school classmates, I don’t know why but I feel so relax when i’m with them… (back in school, I used to be their little sister because of my age and I also has unique name for some of them whom really close to me!)

Ramadhan this year bring me back to them, closer.. Last night, I meet two of them, and I suddenly realize how much I miss them, how much i miss my old classmate! This feeling is somehow warming my heart, so instead of feeling pain after losing something, I learn that we also can feel how we miss something if the “thing” is coming back to you.. and yes, I feel like I would die everyday, waiting for you.. πŸ™‚

Thanks for great night last night a’ @dadi182 and Kav @mmphee, you both rock my Ramadhan this year!

..please enjoy our freak reunion..

location: Grand Indonesia (dinner @ Blacksteer)

Starring : Fitrisia (@mmphee) a.k.a Kakav from Kakavivi

Kakav is in the left..

She is really smart academically, but unfortunately she is a kind of “slow loading” person that we used to make fun of… (she will laugh at something funny in class after we finish laughing at it! and oh yes, she had a twin in this unique situation, name Rinda Airin). Graduate form Electricity Engineering of Bandung Institute of Technology makes her really loves Bandung and no wonder that she spend most of her holiday in Bandung (she get 2 days holiday after 3 days at work, how lucky!)

also starring “the star of this reunion” : Dadi Agung Putra (@dadi182) a.k.a a’Bandel

This gentleman is also smart and after 1 year not seeing each other, I realize that nothing has changed in his appearance, just as handsome as usual. He has biggest obsession for Blink 182 till now that make him always add 182 in almost all of his nicks! last night reunion revealed that he is now truly “Anak Gaul Jakarta”, hahaha, I guess it’s because he is graduated from Industrial Engineering of University of Indonesia.

and here are the freakompilations

Ciao!

-TheDarkJasmine-

23 years of life..

Precious!

Alhamdulillah for all the things happened in my life, i couldn’t ask for more wonderful life then mine..

it’s all I could live for and it’s what i’m grateful for..

πŸ™‚

earlier this night, I got surprise cake from my best friends, flour and egg bathing in the middle of the night, frozen because of it!

feel so blessed, having wonderful friends like them..

Banyak luka, duka dan suka sudah kita lalui bersama.. semuanya penuh cerita, tentang saling percaya, tentang yang menganiaya, tentang semua, semua cinta yang kita bagi bersama..

Belum lama sih mengenal kalian, tapi selalu merasa beruntung punya kalian, ada yang selalu bisa diandalkan, walau itu hanya untuk sekedar perlu pelampiasan.. πŸ™‚

i love you all!

*would like to mention you all here, but it’s kinda too risky to be done, you remain in my heart, forever!* *ketjup* *baca doa tolak bala*

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

Tiap tahun kita akan melewati “hari ulang tahun” dimana orang-orang memperlakukan kita dengan cara berbeda, dan aku suka itu.. entah memperlakukan dengan istimewa, atau malah sengaja dibuat kecewa, yang jelas akan selalu bahagia.. πŸ™‚

*can’t stop smiling*

bagiku, hingga hari ini sudah 23 kali hari ulang tahun kulalui..

tahun-tahun pertama kehidupanku dipenuhi dengan papa, mama, kakak dan keluarga dekat saja..

walaupun hingga tamat SD selalu diadakan perayaan oleh mama papa, tapi entah siapa yang datang pun aku sudah tak ingat lagi, hanya sekelebat bayangan keramaian yang membekas. *cuma kue mama yang masih terasa lezatnya di lidah*

Mulai menginjak SMP, mulai mengenal persahabatan. Di awali dengan teman-teman dekat rumah dan akhirnya aku malah lebih dekat dengan teman di sekolah, karena memang sebagian waktu dihabiskan di sekolah.

Saat SMP aku mengenal teman-teman yang bisa menjadi sahabat yang tak lekang oleh waktu, ada yang hingga kini bertahan selalu bersama walau tak lagi kita sering bertatap muka, *padahal kita satu kota ya, Mit? miss you, hiks*, ada yang karena bersama di Pramuka, membuat kami sangat memahami satu sama lain, luar biasa rasanya mempunyai sahabat seperti mereka, benar-benar bisa saling mengerti tanpa mesti bicara.. πŸ™‚ amazing friends full of miracle… nambah satu ya dari Pramuka di zaman SMA?? πŸ™‚ *tribute to Xaiank, Cinta dan Kump + Kak Q*

Teman sekelas di kelas 2 SMA adalah teman-teman yang paling berharga buat saya, karena mereka yang membantu saya melewati masa terberat dalam kehidupan saya..

saat saya berulang tahun yang ke 15 tahun di tahun 2003, saya tak bisa lagi merasakan nikmatnya kue ulang tahun buatan mama lagi, karena persis 5 hari sebelum saya berulang tahun mama telah tiada… namun memiliki teman-teman yang penuh kasih itu membuat saya tetap bisa merasakan sedikit kebahagiaan di masa tergelap hidup saya.

…29 September 2003…

bel istirahat berbunyi, tapi sang ketua kelas menutup pintu kelas agar tidak ada yang keluar kelas dengan alasan ada yang kehilangan uang lagi (beberapa minggu sebelumnya hal ini pernah terjadi juga di kelas) sehingga dia ingin me”razia” isi tas kami.. tapi ternyata malah Black Forest Cake yang muncul dihadapan saya… saya terharu, tak menyangka mereka akan sangat perhatian pada saya.. itu benar-benar titik dimana saya akhirnya percaya bahwa saya mampu menjalani hidup meski tak bersama mama…

mungkin bagi Spregen 8 (nama kelas saya saat itu) apa yang mereka lakukan tidak begitu berarti bagi mereka, atau itu hal yang biasa mereka lakukan, tapi bagi saya, itu sangat berarti dan momen terindah dalam hidup saya.. mereka menunjukkan kepada saya bahwa mereka masih menyayangi saya dan tidak memandang saya dengan berbeda setelah saya kehilangan mama.. saat itu saya yakin mereka akan selalu ada jika saya membutuhkan mereka, dan itu terbukti hingga saat ini.. mereka teman yang sangat berarti dalam hidup saya, walaupun mereka mungkin tak menyadarinya… dan saat itulah saya bertekad kalau saya juga akan selalu ada jika mereka membutuhkan… I do really miss you all guys!

and then I went to Yogya… for my university years! great years there, great years!

another adventure, another bunch of friends, but still.. they remain as amazing as my other best friends..

setiap perjalanan hidup saya, saya menjumpai banyak orang, ada yang lekas berlalu, ada yang singgah sebentar dan ada yang memilih untuk tetap tinggal, mungkin bukan dalam wujud nyata, tetapi imaji mereka selalu nyata dalam benak saya.

Gank Asyiq, begitu kami menamakan gerombolan nakal kami.. banyak hal, banyak kenakalan, entah itu nonton hingga larut malam, karaoke hingga tempatnya tutup, atau pulang pagi setelah berangin-anginan di alun-alun kidul.. great time, loves!

ada juga teletubbies di kampus.. sungguh, aku rindu pelukan kalian, my smart and brilliant friends! semoga sukses selalu dikehidupan kalian…

…kini semua kenangan itu masih ada dalam pikiran, selalu mampu menghangatkan hati yang mulai beku, selalu…selalu menghadirkan rasa sendu.. oh kini aku sungguh merindu!

psstt… now i’m waiting for “you”! πŸ™‚

thanks for the surprise…