Subhanallah,,

SUBHANALLAH,,

tadi pagi setelah mengantarkan seseorang, sewaktu menunggu lampu hijau menyala di perempatan Ring Road Utara – Gejayan, Yogyakarta, cuaca sangat cerah dan belum banyak polusi yang menghalangi pandangan mata.

ta melihat pemandangan yang luar biasa indah, gunung Merapi berlatar belakang gunung Merbabu,, wOW!!

maaf gambarnya gak bisa ditampilkan, coz tadi nggak bawa kamera,, huhuhuh T_T

 

ada hal yang sedikit mengganggu,,

banyaknya baliho gede yang dipasang di perempatan itu sedikit menghalangi mata untuk leluasa mengagumi ciptaan ALLAH yang indah tersebut, mana yang paling menghalangi itu baliho rokok pula, dududududuuuuhh,,

 

kenapa yah jalanan kita yang udah semrawut itu ditambah kesemrawutannya dengan berbagaimacam gambar besar yang meribetkan itu?? pfiuh!!

a little about peace building

Dalam Michelle (2003) dan Rene (2008) dikatakan bahwa ada dua cara yang berbeda untuk memahami peacebuilding. Pertama adalah berdasar pada dokumen “agenda untuk perdamaian” milik PBB yang mengatakan bahwa peacebuilding mencakup aktivitas yang yang berasosiasi dengan pembangunan kapasitas, rekonsiliasi, dan transformasi masyarakat, dimana peacebuilding merupakan proses jangka panjang setelah konflik mereda, atau dengan kata lain, peacebuilding merupakan fase dari proses perdamaian yang dilakukan setelah peacemaking dan peacekeeping. Pendapat yang kedua merupakan pemahaman peacebuilding menurut banyak lembaga swadaya masyarakat, peacebuilding tidak hanya merujuk pada usaha-usaha transformatif jangka panjang, tetapi peacemaking dan peacekeeping.

Definisi yang lebih operasional mengenai peacebuilding dikemukakan oleh Christie, Daniel dkk (dalam Faturrochman, 2007) di artikelnya yang berjudul “Introduction to Peace Psychology”. Peacebuilding menurut Christie dkk didesain untuk mengurangi kekerasan atau kekacauan struktural (structural violence). Definisi ini juga digunakan untuk membedakan peacebuilding dari peacemaking, dimana peacemaking dikatakan sebagai proses yang diterapkan untuk mengurangi kekerasan dan kekacauan langsung (direct violence), walaupun pada dasarnya, hubungan kedua kekacauan bersifat melingkar sehingga untuk mengetahui akar dari permasalahan-permasalahan yang muncul tersebut memerlukan integrasi proses peacebuilding dan peacemaking.

Pada dasarnya, studi mengenai peacebuilding  ini merupakan bagian dari peace psychology yang oleh MacNair (2003) diartikan secagai studi mengenai proses mental yang membawa kepada kekacauan, mencegah kekacauan, dan memfasilitasi anti kekacauan sebagaimana mempromosikan keadilan, saling menghargai, dan saling menghormati untuk semua, yang bertujuan untuk mengurangi terjadinya kekerasan dan kekacauan dan membantu memperbaiki efek psikologisnya. Sedangkan menurut Christie dkk (dalam Fatirrochman, 2007) Psikologi perdamaian berusaha untuk membangun teori dan praktik yang bertujuan untuk mencegah dan mitigasi kekacauan baik langsung maupun struktural . psikologi perdamaian lebih lanjut dikatakan disana mempromosikan manajemen tanpa kekerasan dari konflik dan diikuti dengan keadilan social, yang dibaginya menjadi peacemaking dan peacebuilding.

Peacebuilding lebih lanjut dikatakan dalam artikel tersebut adalah dilakukan dimana saja dan tidak terbatas pada suang dan waktu tertentu, serta mempunyai beberapa dimensi, seperti budaya, politik dan ekonomi. Bahkan menurut Handwarker (2000), perdamaian dimulai dari dalam diri manusia yang mempunyai kebutuhan dasar dan tingkah laku yang dimotivasi untuk mempertahankan diri serta yang berhubungan dengan pemenuhan. Dari hal tersebut muncul interpersonal peacebuilding (membangun perdamaian antar manusia) yang dianalogikan seperti membangun kembali jembatan-jembatan atau membuat hubungan antara individu dengan individu adau sekelompok individu. Sangat kecil kemungkinan untuk membangun perdamaian pada konflik yang terjadi tanpa memasuki tingkat tertentu dari kesepahaman yang baik.

Selain interpersonal, factor personal juga sangat berpengaruh, seperti yang dikatakan Handwarker sebelumnya bahwa perdamaian berawal dari dalam. Habib Chirzin dalam presentasinya yang berjudul “The Rights to Peace and Sustainable Development for Our Common Future : Strengthening Peace Generation” yang disampaikan di International Youth Forum (2008) mengatakan bahwa tidak ada perdamaian tanpa terpenuhinya hak asasi manusia, yang menjadikan terpenuhinya hak asasi manusia merupakan hal yang tidak dapat ditoleransi dalam pencapaian kondisi yang damai. Perdamaian dikatakannya dapat dinilai dengan referensi pemenuhan hak asasi manusia tersebut. Salah satu penyebab tidak terpenuhinya hak asasi manusia itu adalah kekerasan struktural (Sstructural violence).

steps forward,,

Below is my speech in the second senior rover scout creativity @ UNNES, Semarpiyang (06-10th November, 2008)..

hope you enjoy it and we can take tha step together,,

especially for all my fellow scout friends,,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,,

Salam Pramuka!

Singing,,

Clapping,,

Camp fire,,

Those words have close meaning to Indonesian Scout Movement, even many people nowadays thought those words at the first time when they hear about Indonesian Scout Movement, moreover many people think that those words are the meaning of being boy or girl scout in Indonesia.

We, as the member of Indonesian Scout Movement, know clearly that being a Scout member is not only about singing, clapping, and campfire. We know Scout has vary activities and values that taught the member how to deal with life, but how they will (people from non-scout society) know about us?? About Indonesian Scout Movement, so they will not use their close-minded view when they interact with us., and this is what this speech is all about. About How we, as senior rover, take part in gaining Scout reputation and return the Great name of Indonesian Scout Movement.

Ladies and Gentlemen,

Couple of months ago, I got an opportunity to take part in an international forum for youth, where I could make many friends from many different countries. In that forum, when I introduced my self as a member of Indonesian Scout Movement there were two kinds of response came from my fellows. First, came from my foreign friends, mostly they said to me that Scout in their country had done many good deeds and always reviewed positively in their countries.

Ladies and Gentleman, I think each and everyone of u ever watched Hollywood or other western movies, but maybe only a few people of us here that ever realize that sometimes in some movies, when they want to call a “straight” boy, they call it with a phrase “he’s a boy scout”. Have you ever heard that?? I think u should find it,, haha,,

Yuph,,

Back to my introduction in the forum, then come responses from my fellow Indonesian participants. They said “you are girl scout? Are there a Scout Movement in university? Are you kidding me? What things are you people doing then? Still doing those singing and clapping stuffs? I can’t believe you, why do you still in that KIND organization in an era like this? Isn’t that scout things rather old fashioned these days?”

Hm.. what an ironic, but we ourselves cannot pretend like we’re blind that we don’t see things like my experience following our steps wherever we go. Our beloved Indonesian Scout Movement now isn’t as popular as it was years ago. Scout Movement mostly reviewed negatively by the non-scout society, especially from our fellow university or college students, or universally known as YOUNG PEOPLE or YOUTH, an agent of change.

Ladies and gentleman, I thinks it is a crucial problem to consider right now.

And for all my beloved friends,, don’t you hear that this problem is knocking our heart?? Knock knock,, hello rover,, do you have solutions?? Knok knock.. don’t you hear that??

Yah.. being in a senior rover phase, means that we’re getting ourselves into a crucial position of the Scout Movement. As youth, it’s our time to think out of the box and initiating ways to help Indonesian Scout Movement recover its good name and once again consider as a great organization in this digital era.

Hereby I suggest some ways to begin an act.

But of course, ladies and gentleman, these things I will explain only comes from my own mind, and I do sure that each and everyone of you has many thoughts pops up in your mind now regarding to these issues, so maybe we can compile it after this event and I know for sure that It will be great.

Back to my mind,, hehe

What I want to suggest are first, making a social work that worth for our society. I think this one isn’t unfamiliar for us, since scout always done such things, but what I want to bold here is about publication. We, as a Scout movement’s member, especially as senior rover, continually making an activity like “free of charge health care, build a mosques or churches, making trainings, and so on, but, although what we’ve done make a great impact to society, only those who involved knows that those things are done by Indonesian Scout Movement. We need publication so world will know we’ve done great things and they begin to review their bad thoughts about us.

The second is about how to attract the non-scout people into our activity. In could be something like organizing an event together, or inviting them to our event, of course in an open event that can be followed by everyone, not only the scout members. In organizing that event, we show to the world that we also can organize an open event, non only Scout event as great as other organization have done, or even better than them. The activities I mean in this second idea are not a social work anymore, but other profit-oriented activities, professional, that possibly us funding our own agenda later. We address our event into more educated people, held a prestigious event, shows that we, as a rover, is also following the thus kind of future living.

And the last, ladies and gentleman, but for me, it is the most important step to encounter this issues is behaved. People judges something by its look, and sometime over generalized something. Like what they will do toward Scout Movement, if they see someone wearing Scout Uniform doing bad things, they will perceived it as if all of the member will doing the same bad things. This perception will become a prejudice in their mind and if they share to others, it will be a prejudice among them. Prejudice helps people to judge something or someone. So, only because one man doing bad things wearing scout uniform, many people, even without their or our awareness will form a prejudice that all Scout members are like that man. It is too bad for the reputation.

The key is, ladies and gentleman, especially for all my beloved rover friends here, begin good things from ourselves, reflect the values that Scout has taught us everywhere, then people will see us as a good man, and they will consider our Scout Movement as a Great Organization, as great as ever.

One message from my heart to each and every one of you, especially my fellows senior rover friends, remember that change begins with us, be the change that you want to see.

Good day for everyone,,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh,,

Salam Pramuka!

7 November,,

huah,,

beberapa minggu ini, di shot out FS atau pun status FB, kalau yang punya account adalah anak psikologi UGM 2005, maka pada umumnya akan berisi masalah seputar deadline proposal skripsi tanggal 7 November 2008..

deadline ini emang bikin depresi,,

termasuk saia,,

itulah alasan sebenarnya blog ini dianggurin selama beberapa waktu,,

:mrgreen:

tapi alhamdulillah,,

tadi proposal sudah di tanda tangani dan tinggal di jilid trus dikumpul,,

MISSION ACCOMPLISHED!!

hohohoho

legaaaaa

so mUch relieved!!

besok berangkat ke Semarang,,

hoyeeeeey!!

Belajar dari permainan Halma

Masih ingat permainan halma?? Atau Chinese Checkers in English??
Permainan yang bertujuan memindahkan sekelompok pion (atau apa yah nyebutnya??) menuju seberang dan yang paling cepat berhasil memindahkannya lah yang menjadi pemenang.

Halma jelas merupakan sebuah permainan yang memerlukan strategi, meskipun kebanyakan pemainnya adalah anak-anak, tapi masih akan sangat menaraik bagi para orang dewasa untuk memainkannya, karena strategi merupakan sebuah keharusan untuk dimiliki, dan diasah oleh semua golongan usia (pembenaran karena masih sering memainkannya, hehe :-p ). Dan jelas, strategi berteman akrab dengan logika. Permainan halma adalah cara asyik untuk membuat kita berlatih membuat strategi-strategi dan logika berpikir kita. Halma membuat kita bepikir tapi dengan cara yang mengasyikkan. Think Smart,, Think Fun!! :mrgreen:

Dari langkah-langkah yang diambil seseorang dalam bermain halma, sebenarnya merefleksikan sedikit mengenai bagaimana seseorang memecahkan masalah dalam hidupnya, sehingga sedikit banyak, dapat diraba logika berpikir mereka.

Ada beberapa tipe orang yang dapat dikelompokkan berdasarkan permainan halma mereka, tentu saja ini hanya pengelompokan berdasarkan pengalaman dan pemikiran ta dalam sepak terjang ta di dunia per-halma-an,, 😆

Yang pertama : orang yang cepat beradaptasi, kemampuan beradaptasi mereka sangat baik,, atau dengan kata lain, orang yang berpikir dengan cepat,, Think Smart,, Think Fast!! Dalam bermain halma, orang ini akan sangat pintar memanfaatkan keadaan, apapun langkah lawan akan tetap menjadi langkah menguntungkan bagi mereka. Mereka tidak memikirkan strategi secara penuh dan sempurna di awal, sehingga langkah-langkah yang diambil pun tidak teratur dan sering malah menghancurkan strategi lawan, sehingga orang dengan tipe ini hampir akan selalu menjadi pemenang dalam permainan halma. Dalam dunia nyata, menurut ta, kelompok ini merupakan tipe “orang lapangan.”

Tipe kedua : Ta menyebutnya tipe “organisatoris sejati,” karena dalam permainan halmanya, tipe kedua ini memperhitungkan setiap langkahnya dan mempunyai strategi yang cukup matang dan tanpa sadar menjadi seorang perfeksionis. Namun kelemahannya, agak sulit beradaptasi jika langkah-langkah yang telah disusun dengan penuh perhitungan dikacaukan atau bahkan ditutup oleh lawannya. Dalam dunia nyata, tipe ini termasuk “orang pemikir” dan dalam permainan halma, tipe ini akan bersaing ketat dengan tipe I meskipun yang lebih sering memenangkan permainan adalah tipe I, namun disbanding tipe III maka tipe ini akan menang dengan mudah, menurut tipe ini, Think Smart,, Think Detail!!

Tipe ketiga : tipe apa adanya,, Mereka punya strategi seadanya dan tidak pula terlalu tanggap terhadap peluang yang ada, sehingga alam bermain, langkah-langkahnya mudah di tebak dan dipatahkan oleh lawan dan akan dikalahkan dengan mudah jika bertemu lawan dari tipe I dan II. Dalam dunia nyata, orang tipe ini juga terlihat sangat biasa dan hidup mereka pada umumnya datar-datar saja. Orang dengan tipe ini lebih cenderung untuk menjalani hidup apa adanya dan dengan cara yang simple pula, prinsipnya, Think Smart,, Think as it is!!

Lebih lanjut lagi, jika dideskripsikan lebih dalam, maka orang dengan tipe I lebih berorientasi keluar dimana ia bisa dengan cepat akrab dengan orang lain dan mempunyai emosi yang terbuka [mirip extrovert menurut teori Jung]. Sedangkan tipe II mempunyai logika berpikir yang berpusat pada dirinya sehingga kadang tidak memperhatikan sekitar dan melewatkan sebuah peluang karenanya. Orang tipe ini mempunyai emosi tertutup dan sulit memulai sesuatu yang baru. Orientasi orang tipe II adalah ke dalam,, namun jika ia sudah mempunyai sebuah tujuan, ia akan memvisualisasikan ke dalam pikirannya cara mencapainya dengan detail dan menjadi semangat, meski kadang menjadi terlalu focus. Bagaimana dengan tipe III?? Yah,, orangnya sangat apa adanya dan terkadang malah menjadi terkesan malas berusaha, padahal, prinsip mereka, hiduplah seperti air, mengalir mengikuti alur dan arus,,

Udah ah…. Nanti malah harus ganti judul jadi Psikologi Halma :mrgreen: 😆

psst.. i’m d 2nd type,, hoho

finding the meaning of 20

so much things happened lately

the best or even the worst one,,

many people had made my day

shared the laughters and even the pain,,

moments come and go

whether i let it go or it makes itself gone

i really don’t know,,

all of the misery

all of the happiness

just made mE tough and so,,

let me thank you

each and everyone of U

for all the lessons i’ve learned through U

and the memories we’ve made true,,

let this simple thanks brighten urday

like u’ve brightened my day

with u realize it or not

I Love All of U so!!

 

ThaNks for helping me finding the meAning of being 20

and making the new me,,

it’s Newtha!!

 

HappY Eid Mubarak everyone!!

after all

why do Love very hard to understood??

why people keep going to hide behind their feeling??

never mind what’s happening in d heaRt,,

thought there’s always a second chance,,

or even hOping to make tomorrow’s move,,

and finally regret the love that they didn’t aware before??
or even, the love that ignored just for the self-praise??

is it cost that much??

coz it does hurt in the end,,

pain that we never can ignore,,

life’s never be simple anymore,,

pathetic,,

hari ini 24 September

beberapa tahun yang lalu,,

6 hari sebelum ulang tahun ta yang ke 15 tahun,,

genggaman tangannya padaku terlepas, meski aku masih dapat mengenang kenangan selama bersamanya, tapi tak lagi ada lembut tangat yang membelai wajahku, elus hangat yang menidurkanku, doa dan airmata yang menjagaku, dan dekap hangat yang melepas kepergianku,,

semuanya tiba-tiba hilang,,

kutitipkan ia Pada-Mu hai Dzat yang maha Menjaga, setelah Engkau menitipkanku padanya,,

karena hanya Engkau lah tempat kami kembali..

Allahumaghfirli waaaliwaaalidayya warhamhuma kamaaa rabbayaaani saghirha,,

CheerS, Everyone!!

Assalamu’alaikum teman-teman sekalian, terutama NewthaQ tersayang iniy,,

maafkan kealfaan ta untuk mengunjungi dan mengisi harian ini beberapa hari bahkan minggu mungkin yah??

maafkaan,,

menumpuknya deadline sebelum kabur pulang ke haribaan bumi lancang kuning membuat saya harus membuat sebuah kesepakatan dengan diri sendiri untuk tidak menyentuh halaman-halaman ini sebelum semua itu terpenuhi,,

dan akhirnya ketika cobaan itu terlewati dan ta aLhamdulillah tiba di Kota Bertuah dengan selamat hingga kini telah berada di tanah Indragiri, baru hari ini ta bisa menulis kembali dengan tenang, bukan karena sibuk atau malas, tapi karena bandwidht yang habis dan koneksi yang rada lamload,,

hehehe

so,,,

my best regard for everyone yang sudah sudi mampir di halaman yang mengisi hari-hariku ini,,

/(^_^)

just always says   ,,’n d heart isn’T UnheaRD,,